Pasar Banjaran, Kabupaten Bandung yang selama ini dikenal sebagai salah satu pasar tradisional yang relatif tertib dan bersih, kini menghadapi ironi yang sulit diabaikan.
Dalam beberapa waktu terakhir, tumpukan sampah mulai terlihat di sejumlah titik, memunculkan kesan adanya penurunan kualitas pengelolaan yang sebelumnya cukup terjaga.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sampah organik dan non-organik bercampur tanpa penanganan yang memadai.
Kondisi ini bukan hanya mengganggu estetika pasar, tetapi juga memicu ketidaknyamanan bagi para pedagang dan konsumen. Beberapa di antaranya mengaku mulai risih, bahkan khawatir terhadap dampak kesehatan jika kondisi tersebut dibiarkan berlarut.
















