Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Kesehatan

Waspadai Demam Berdarah hingga Infeksi Jamur, Ini Tips Aman Hadapi Musim Hujan

Perbesar

Arsip foto - Para pengendara melalui jalan Trans Sulawesi yang tergenang semasa hujan di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (25/4/2025)/ANTARA/

TOPIK MEDIA, JAKARTA – Musim hujan bukan hanya membawa udara sejuk, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai penyakit. Direktur Medis International SOS di India, Dr. Vikram Vora, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman kesehatan yang kerap muncul akibat lingkungan lembap dan genangan air.

Dalam wawancara bersama Hindustan Times yang disiarkan Rabu (20/8), Dr. Vora menjelaskan bahwa penyakit yang ditularkan melalui air, seperti diare, kolera, tifus, serta hepatitis A dan E, rawan terjadi selama musim penghujan.

Selain itu, genangan air menjadi tempat berkembang biak nyamuk, yang dapat memicu penyakit menular lewat vektor seperti demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya. “Gangguan kesehatan seperti flu, infeksi saluran pernapasan, infeksi jamur pada kulit, kutu air, hingga leptospirosis juga meningkat selama musim hujan,” kata Vora.

Untuk mencegah risiko tersebut, ia menyarankan masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:

  • Mengonsumsi air matang dan menghindari minuman yang tidak higienis, khususnya jajanan pinggir jalan.

  • Mengutamakan makanan rumahan yang baru dimasak, serta menghindari salad mentah atau buah potong yang dijual di tempat terbuka.

  • Menjaga kebersihan tubuh dengan mandi setiap hari, mengeringkan badan dengan baik, dan mengenakan pakaian yang menyerap keringat.

  • Menghindari berjalan tanpa alas kaki di area basah.

  • Menggunakan payung atau jas hujan, serta segera mengganti pakaian yang basah setelah kehujanan.

Selain itu, upaya pencegahan penyakit berbasis vektor juga penting. “Pastikan tidak ada genangan air di pot tanaman, pendingin ruangan, atau tempat sampah. Gunakan obat nyamuk, kenakan pakaian berlengan panjang, dan cegah berkembangnya nyamuk di sekitar rumah Anda,” tegasnya.

Dr. Vora juga menekankan pentingnya segera mencari pertolongan medis bila mengalami gejala seperti diare, demam, nyeri, atau muntah. “Jangan mengobati sendiri, lebih baik konsultasikan dengan dokter. Mencegah, seperti biasa, lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.***

(Red/ANTARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ahli Epidemiologi Ingatkan Bahaya Narasi Anti Vaksin, Edukasi Jadi Kunci Lindungi Anak

6 April 2026 - 21:39 WIB

Ahli Neurologi Bagikan Kebiasaan Harian untuk Menjaga Kesehatan Otak dan Mental

7 Januari 2026 - 13:55 WIB

Cegah Flu dan ISPA, Pakar PDPI Ingatkan Pentingnya Vaksinasi dan Pola Hidup CERDIK

22 Oktober 2025 - 11:01 WIB

Studi Ungkap Olahraga dan Terapi Psikologis Efektif Pulihkan Sindrom Patah Hati

6 September 2025 - 14:44 WIB

Dokter Anak: Pola Makan Sehat Harus Dibiasakan Sejak Dini dengan Konsistensi Orang Tua

22 Agustus 2025 - 22:15 WIB

Trending di Kesehatan
Exit mobile version