GPM-CD Bongkar Dugaan Carut-Marut Tirtawening: Rangkap Jabatan, Gaji Rp140 Juta, hingga Aset Meter Air Hilang Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026 PAC XTC Cimaung isi maulid Nabi dan santunan Anak yatim Bersama Forkopimcam dan berkolaborasi dengan Cepot Motah Polda Jabar dan Driver Online Bandung Raya Perkuat Sinergi Lewat Bakti Sosial 1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat Khidmat di Tengah Alam, XTC Kabupaten Bandung Peringati HUT RI ke-81 di Gunung Puntang

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Level Rp16.837 per Dolar AS Akibat Ketidakpastian Negosiasi Tarif AS-China

badge-check


					Rupiah Melemah ke Level Rp16.837 per Dolar AS Akibat Ketidakpastian Negosiasi Tarif AS-China Perbesar

Bila AS ingin berunding maka dialog dan negosiasi, kata Guo Jiakun, maka harus didasarkan pada kesetaraan, rasa hormat, dan saling menguntungkan.

“Pasar masih menunggu perkembangan negosiasi tarif AS yang sampai sekarang belum terlihat hasilnya, meskipun AS mulai menunjukkan sikap yang lebih lunak,” ujar Aris.

Berdasarkan faktor tersebut, kurs rupiah berpotensi melemah ke arah Rp16.880 per dolar AS dengan peluang support di Rp16.800 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Senin pagi di Jakarta melemah sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.837 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.830 per dolar AS.***

(Red/ANTARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menuju Swasembada Gula, Produksi Nasional Tunjukkan Tren Positif

21 April 2026 - 08:14 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.064 per Dolar AS, Terseret Eskalasi Konflik AS-Iran

7 April 2026 - 15:48 WIB

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik Tipis, UBS Sentuh Rp3.083.000 per Gram

27 Februari 2026 - 14:26 WIB

Harga Emas PT Aneka Tambang Tbk Naik Rp16.000, Tembus Rp3.039.000 per Gram

26 Februari 2026 - 13:42 WIB

Inflasi AS Naik, Tekanan Global Bikin Rupiah Melemah di Tengah Pemangkasan BI Rate

17 Juli 2025 - 13:15 WIB

Trending di Ekonomi