Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Olahraga

PB Persani Pastikan Kejuaraan Dunia Senam 2025 Tetap Dipersiapkan Meski Ada Efisiensi

Perbesar

TOPIK MEDIA – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) Ita Yuliati mengatakan Kejuaraan Dunia Senam 2025 yang akan digelar di Indonesia terus dipersiapkan meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran yang diambil pemerintah.

“Sampai saat ini kami masih terus mempersiapkannya bersama tim Kementerian Pemuda dan Olahraga dan LPDUK sebagai pendamping,” kata Ita kepada ANTARA melalui saluran telpon di Jakarta, Senin.

Ia menyatakan telah menyerahkan rencana induk dan rencana anggaran biaya penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Senam 2025 yang akan berlangsung Oktober untuk dievaluasi Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Keuangan.

Ita mengakui, kebijakan efisiensi anggaran pemerintah berdampak terhadap persiapan pelaksanaan kejuaraan itu, namun pihaknya berupaya menyiasatinya dengan melakukan efisiensi dalam berbagai divisi Persani.

Efisiensi yang dilakukan, kata dia, khususnya untuk hal-hal yang tidak berkaitan atau berdampak secara langsung terhadap kompetisi Kejuaraan Dunia Senam itu dan hal-hal lain yang sudah ditetapkan dalam dokumen bidding.

Ita menambahkan, pada prinsipnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga terus mendukung pihaknya dalam menyelenggarakan Kejuaraan Dunia Senam yang untuk pertama kalinya diadakan di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo mengatakan, ajang-ajang internasional yang digelar di Indonesia pada 2025 tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

“Ya pastinya, untuk (cabang olahraga) yang sudah miliki komitmen (dengan federasi internasional) itu tidak akan berdampak, pasti akan berlanjut,” katanya.

Ajang-ajang internasional, kata dia, akan memberikan berbagai dampak positif bagi berbagai aspek pembangunan lain di Indonesia.

“Efisiensi ini kan bukan memotong otot (melumpuhkan), dan ajang-ajang apalagi yang skalanya internasional kan dampaknya sangat baik buat Indonesia sendiri,” kata Dito.(Red)**.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026

3 September 2026 - 11:11 WIB

Indomaret Fun Bike Bandung 2026 Sukses Digelar, Ribuan Peserta Padati Kiara Artha Park

15 Juni 2026 - 13:43 WIB

Turnamen Salapanopat 2026, Mempererat Persaudaraan Alumni dan Menggerakkan UMKM di Bandung

8 Juni 2026 - 14:49 WIB

Bukan Sekadar Medali, O2SN Jadi Bukti Keberhasilan Pembinaan Sanim Rangga

1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Spanduk “Kalah Jadi Cacing” Berbalik Jadi Sindiran Usai Persija Kalah dari Persib

10 Mei 2026 - 17:43 WIB

Trending di Olahraga
Exit mobile version