GPM-CD Bongkar Dugaan Carut-Marut Tirtawening: Rangkap Jabatan, Gaji Rp140 Juta, hingga Aset Meter Air Hilang Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026 PAC XTC Cimaung isi maulid Nabi dan santunan Anak yatim Bersama Forkopimcam dan berkolaborasi dengan Cepot Motah Polda Jabar dan Driver Online Bandung Raya Perkuat Sinergi Lewat Bakti Sosial 1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat Khidmat di Tengah Alam, XTC Kabupaten Bandung Peringati HUT RI ke-81 di Gunung Puntang

Olahraga

Turnamen Salapanopat 2026, Mempererat Persaudaraan Alumni dan Menggerakkan UMKM di Bandung

Perbesar

Bandung, Kemeriahan terasa sejak pagi hari pada 7 Juni 2026 di kawasan Bisoc Padel Court, Batununggal, Kota Bandung, saat Komunitas Salapanopat, yang beranggotakan alumni SMA angkatan 1994 se-Jawa Barat, menggelar Turnamen Olahraga Lintas Angkatan 1990–1999.
Mengusung semangat kebersamaan dan persaudaraan, kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB ini berhasil menghadirkan suasana kompetitif yang sehat sekaligus menjadi ajang temu kangen antar alumni.

 

Komunitas yang dipimpin Kiki Molko tersebut tidak hanya menyajikan pertandingan olahraga, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi sosial yang memperkuat jejaring antar anggota dan masyarakat.
Acara dibuka oleh pembawa acara senior komunitas, Dicky BJ, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dan tamu undangan.

 

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Luvvy Veder menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menjaga semangat persatuan dan silaturahmi yang selama ini menjadi identitas Salapanopat.

“Kami ingin membuktikan bahwa meskipun berasal dari sekolah yang berbeda dan kini menjalani profesi yang beragam, kita tetap bisa berkumpul dalam semangat yang sama.
Sesuai slogan Salapanopat, yaitu Ngariung, Ngahiji, Ngabalad,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen sebagai sarana mempererat hubungan antar sesama alumni.

Turnamen mempertandingkan tiga cabang olahraga yang cukup diminati masyarakat saat ini, yaitu Padel, Badminton, dan Biliar.
Cabang Padel diikuti oleh 16 pasangan putra dan 12 pasangan putri.
Sementara Badminton diikuti 21 pasangan putra dan 8 pasangan putri.
Adapun cabang Biliar diikuti oleh 64 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Namun yang menarik, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada olahraga. Panitia juga memberikan perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mengundang sejumlah pelaku UMKM untuk membuka stan dan memasarkan produk mereka selama kegiatan berlangsung.
Berbagai jenis kuliner, minuman, hingga produk kreatif lokal turut meramaikan area acara dan mendapat sambutan positif dari peserta maupun pengunjung.

Kehadiran para pelaku usaha tersebut menjadi nilai tambah tersendiri karena menciptakan perputaran ekonomi di tengah pelaksanaan kegiatan komunitas.
Banyak peserta yang memanfaatkan waktu jeda pertandingan untuk berbelanja dan mendukung produk-produk lokal yang dipasarkan.

Selain UMKM, panitia juga memberikan ruang promosi kepada sejumlah mitra yang mendukung terselenggaranya acara, di antaranya Citra Spa Massage yang memperkenalkan layanan relaksasi dan kebugaran, serta mesin yang memproduksi air minum siap konsumsi yang dapat langsung diminum tanpa perlu melalui proses pemasakan terlebih dahulu dengan merk dagang Coway. Kehadiran para mitra tersebut semakin melengkapi suasana kegiatan yang menggabungkan unsur olahraga, kesehatan, dan kewirausahaan.

Sepanjang pelaksanaan turnamen, atmosfer kebersamaan begitu terasa. Tribun dan area sekitar lapangan dipenuhi para alumni yang dengan penuh semangat memberikan dukungan kepada rekan-rekan mereka yang sedang bertanding.
Sorak-sorai, tepuk tangan, hingga yel-yel antar angkatan terdengar silih berganti, menciptakan suasana meriah yang jarang ditemui dalam kompetisi olahraga biasa.

Menariknya, dukungan yang diberikan tidak terbatas kepada peserta dari angkatan masing-masing.
Banyak alumni yang terlihat saling menyemangati tanpa memandang perbedaan sekolah maupun tahun kelulusan.
Hal tersebut mencerminkan kuatnya rasa persaudaraan yang telah menjadi fondasi komunitas Salapanopat selama ini.

Melalui kegiatan ini, Salapanopat menunjukkan bahwa sebuah komunitas alumni dapat berperan lebih luas, tidak hanya sebagai wadah nostalgia, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun jejaring sosial, memperkuat solidaritas, mendukung UMKM, serta mendorong gaya hidup sehat melalui olahraga.

Di tengah padatnya aktivitas dan kesibukan para alumni yang kini menekuni berbagai profesi, Turnamen Salapanopat 2026 menjadi bukti bahwa silaturahmi tetap dapat terjaga dan tumbuh melalui kegiatan yang positif, inklusif, dan bermanfaat bagi banyak pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026

3 September 2026 - 11:11 WIB

Indomaret Fun Bike Bandung 2026 Sukses Digelar, Ribuan Peserta Padati Kiara Artha Park

15 Juni 2026 - 13:43 WIB

Bukan Sekadar Medali, O2SN Jadi Bukti Keberhasilan Pembinaan Sanim Rangga

1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Spanduk “Kalah Jadi Cacing” Berbalik Jadi Sindiran Usai Persija Kalah dari Persib

10 Mei 2026 - 17:43 WIB

Sulthan Hasbi, Bocah SD dari Jelekong Tembus Seleksi Liga Jabar Istimewa

23 April 2026 - 12:15 WIB

Trending di Olahraga
Exit mobile version