Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Olahraga

Lintang Flores 2025 Kembali Digelar, Rute 1.000 Km dengan Elevasi 19.000 Meter

Perbesar

TOPIK MEDIA – Ajang lomba sepeda ultra, Lintang Flores 2025, akan kembali digelar pada 27 April 2025.

Pada edisi keduanya, perlombaan ini tetap mempertahankan reputasi sebagai ajang yang dirancang khusus untuk para atlet endurance.

Peserta akan memulai perjalanan di Ta’aktana, Luxury Collection Resort & Spa di Labuan Bajo, dengan check-point di Maumere, sebelum kembali ke Ta’aktana untuk menyelesaikan perlombaan .

“Dengan total rute sepanjang 1.000 kilometer, para pesepeda akan dimanjakan oleh keindahan panorama alam Flores yang luar biasa, kekayaan budaya lokal yang autentik, serta keramahan penduduk yang menyambut hangat,” kata Race Director Lintang Flores 2025, Adrina Puspita Raras, dikutip dari keterangan tertulis, Senin.

Tak lupa, perjalanan ini juga menjadi kesempatan emas untuk menikmati ragam kuliner khas Flores yang menggugah selera dan menyempurnakan pengalaman.

Namun, keindahan ini bukan tanpa tantangan. Peserta akan diuji untuk menaklukkan medan berat dengan total elevasi 19.000 meter.

Raras menegaskan bahwa ajang ini menerapkan persyaratan khusus dalam proses seleksi peserta.

“Dengan batas waktu 100 jam, perlombaan ini dirancang untuk pesepeda yang memiliki pengalaman di ajang ultra-cycling jarak jauh atau atlet ketahanan dengan latar belakang triathlon jarak jauh, lari ultra, atau olahraga lintas alam lainnya,” jelas Raras.

Inisiator ajang ini, Renaldus Iwan Sumarta, menyampaikan bahwa Lintang Flores 2025 merupakan eksplorasi terhadap keindahan alam khas Indonesia Timur, mulai dari perbukitan yang menjulang tinggi hingga pantai-pantai yang memukau.

“Lintang Flores 2025 bukan hanya sebuah perlombaan; ini adalah panggilan bagi para petualang yang mencari tantangan sejati. Setiap kayuhan menuju garis akhir adalah simbol keberanian melampaui batas diri sambil menikmati keindahan alam Pulau Flores. Selain itu, peserta dari berbagai belahan dunia juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat Flores yang ramah serta merasakan tradisi dan budaya hangat yang mereka tawarkan,” ujar Iwan.

Agar penggemar dari seluruh dunia dapat merasakan setiap momen dramatis dari perjalanan para peserta, penyelenggara menghadirkan pelacakan langsung dengan teknologi canggih dari BJN yang didukung oleh RACEMAP.

Sistem ini memungkinkan penonton untuk menyaksikan langsung tantangan ekstrem yang dihadapi para peserta saat mereka melintasi medan berat di Pulau Flores, menciptakan pengalaman interaktif yang mendebarkan.(Red)**.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026

3 September 2026 - 11:11 WIB

Indomaret Fun Bike Bandung 2026 Sukses Digelar, Ribuan Peserta Padati Kiara Artha Park

15 Juni 2026 - 13:43 WIB

Turnamen Salapanopat 2026, Mempererat Persaudaraan Alumni dan Menggerakkan UMKM di Bandung

8 Juni 2026 - 14:49 WIB

Bukan Sekadar Medali, O2SN Jadi Bukti Keberhasilan Pembinaan Sanim Rangga

1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Spanduk “Kalah Jadi Cacing” Berbalik Jadi Sindiran Usai Persija Kalah dari Persib

10 Mei 2026 - 17:43 WIB

Trending di Olahraga
Exit mobile version