Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Pemerintahan

Terkait Adanya Efisiensi Anggaran, Wamenpora Tegaskan Tidak Ada Pembubaran Pelatnas

Perbesar

TOPIK MEDIA  – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat menegaskan bahwa tidak ada pelatihan nasional (pelatnas) yang dibubarkan terkait adanya efisiensi anggaran di Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI).

Hal itu disampaikan Wamenpora Taufik Hidayat saat meninjau pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (19/2) siang. Menurutnya tidak ada pembubaran pelatnas akibat efisiensi anggaran yang ada di Kemenpora.

“Kalau bicara efisiensi, semua memang ada efisiensi. Tapi tidak semua cabang olahraga pelatnasnya dibubarin. Terkait yang ramai soal pembubaran pelatnas saya kira tidak ada. Tapi setidaknya ada yang dikurangi dengan berbagai prioritas. Kita ada empat sampai lima cabor olympic yang potensi medali,” kata Wamenpora.

Wamenpora Taufik berharap kondisi seperti ini tidak lama dan tidak berkelanjutan. “Jadi saya harap semua cabang olahraga untuk bersabar. Saya dan Menpora tidak mau berasumsi dulu terkait pastinya anggaran. “Tapi kita tetap akan mengusahakan balik ke normal lagi,” harapnya

Wamenpora juga berharap kepada semua cabang olahraga untuk bisa memberikan solusi yang baik. “Kalau kita semua mengandalkan dari pemerintah kan gak mungkin. Jadi saya harap ketua cabor masing-masing bisa menenangkan atletnya, memberi solusi yang baik, dan punya planning yang baik. Jujur kalau semua mengandalkan pemerintah pasti tidak cukup. Kita realistis saja,” harap Wamenpora.

Sementara untuk bulutangkis, Wamenpora Taufik mengatakan dari dulu ada dan tidak ada efisiensi cabor bulutangkis harus tetap jalan. “Cabor bulutangkis harus tetap jalan, kita sebagai pengurus harus bekerja keras cari pendanaan lainnya, begitu juga dengan cabor lain. Karena olahraga itu tidak bisa di stop terlalu lama, karena semua pertandingan sudah terjadwal dari federasi internasionalnya,” ujarnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026

15 Oktober 2026 - 12:35 WIB

DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS

13 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos

7 Oktober 2026 - 13:16 WIB

GPM-CD Bongkar Dugaan Carut-Marut Tirtawening: Rangkap Jabatan, Gaji Rp140 Juta, hingga Aset Meter Air Hilang

10 September 2026 - 09:00 WIB

1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat

23 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Trending di Berita Daerah
Exit mobile version