Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Berita Daerah

Studium General Bahtsul Masail Implementasi Menghadapi Masalah dan Solusinya

Perbesar

Ketua LBM PW NU Jawa Barat Zainal Mufid, S.Sos., dalam sambutannya bahwa kegiatan ini sebuah Rahmat dari Allah SWT guna mengenal Bahtsul Masail. Fungsi Bahtsul Masail ini yaitu guna mengkaji permasalahan yang ada di masyarakat dan keberadaan Bahtsul Masail telah ada sebelum NU berdiri. Bahtsul Masail merupakan ruh nya Nahdatul Ulama, karena NU wadahnya para ulama yang terus memberikan berkontribusi positif bagi masyarakat. LBM NU hadir di masyarakat yang memiliki tugas salah satunya selalu memberikan kajian pada hal yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Bahtsul Masail biasanya diikuti oleh putra putri Kiai, tetapi hari ini luar biasa bahwa pesertanya diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi Uninus. Dan hari ini merupakan pelaksanaan Bahtsul Masail paling besar serta paling banyak yang dikemas dalam kegiatan Studium General.

Dalam sambutannya Rektor Uninus Prof. Dr. H.Endang Komara, M.Si., sekaligus membuka kegiatan Studium General Bahtsul Masail, memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Studium General Bahtsul Masail dan semoga kegiatan bisa menjadi acara rutin setiap tahun.
Tema yang diusung dalam Studium General Bahtsul Masail sesuai dengan kondisi dan tantangan saat ini yang ada di masyarakat.
Sebagai bagian dari dunia akamedik, kita memiliki tanggung jawab untuk selalu berpikir kreatif dan inovatif guna memberikan solusi pada permasalahan yang ada.

Tantangan ini tidak mudah dan ada tiga tangtangan yang harus dituntaskan diantaranya kurangnya kemampuan membaca, kurangnya kemampuan menulis serta kurangnya etos kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026

15 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos

7 Oktober 2026 - 13:16 WIB

PAC XTC Cimaung isi maulid Nabi dan santunan Anak yatim Bersama Forkopimcam dan berkolaborasi dengan Cepot Motah

31 Agustus 2026 - 19:53 WIB

1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat

23 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Dari Leuwidulang untuk Budaya Sunda, GPMPP Putra Layang Pusaka Pentaskan Pencak Silat di HUT RI ke-81

20 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Trending di Berita Daerah
Exit mobile version