GPM-CD Bongkar Dugaan Carut-Marut Tirtawening: Rangkap Jabatan, Gaji Rp140 Juta, hingga Aset Meter Air Hilang Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026 PAC XTC Cimaung isi maulid Nabi dan santunan Anak yatim Bersama Forkopimcam dan berkolaborasi dengan Cepot Motah Polda Jabar dan Driver Online Bandung Raya Perkuat Sinergi Lewat Bakti Sosial 1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat Khidmat di Tengah Alam, XTC Kabupaten Bandung Peringati HUT RI ke-81 di Gunung Puntang

Artikel

Pentingnya Soft Skill Dalam Pendidikan dan Kehidupan Modern

badge-check


					Pentingnya Soft Skill Dalam Pendidikan dan Kehidupan Modern Perbesar

Oleh: Dr. Hj. Neuis Marpuah
Dosen IAI Persis Bandung (Alumni S2 dan S3 Universitas Islam Nusantara)

TOPIK MEDIA Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, kemampuan non-teknis atau soft skill menjadi salah satu kunci utama untuk meraih kesuksesan, baik dalam pendidikan, karir, maupun kehidupan sosial.

Soft skill membantu individu beradaptasi, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan baik di berbagai situasi.

Artikel ini akan membahas pengertian soft skill, manfaatnya dalam pendidikan, urgensinya bagi pendidik, serta dampaknya terhadap kepuasan batin.

Soft skill dapat didefinisikan sebagai kemampuan non-teknis yang mendukung interaksi sosial dan profesional seseorang. Berikut adalah definisi soft skill dari beberapa ahli:

1. Definisi Umum:

Heineman & Freeman (2016): Soft skill adalah kemampuan non-teknis yang memungkinkan individu berinteraksi secara efektif dengan orang lain.
Byrne (2012): Keterampilan ini tidak terkait langsung dengan pekerjaan, tetapi sangat memengaruhi kesuksesan karir.
Goleman (1998): Soft skill mencakup kemampuan emosional dan sosial yang mendukung keberhasilan individu.

2. Definisi Spesifik:

Kemendikbud (2013): Soft skill meliputi komunikasi, kerja sama, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.
OECD (2018): Soft skill mencakup komunikasi, kerja sama, dan adaptasi terhadap perubahan.
UNESCO (2019): Soft skill terdiri dari literasi, numerasi, dan kemampuan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Kanvas hingga Video, Putu PW Winata Hadirkan “Suara Alam Pagi Jatiluwih”

30 September 2025 - 20:03 WIB

Kerajaan, NKRI dan Sistem Administrasi Publik Indonesia: Refleksi Perjalanan Ternate dan Tidore

22 September 2025 - 13:03 WIB

Polemik Jalur Domisili Khusus, Antara Pemerataan Akses dan Ancaman untuk Sekolah Swasta

26 Juni 2025 - 13:52 WIB

7 Camilan Sehat Kaya Nutrisi Penambah Daya Otak

24 Juni 2025 - 11:38 WIB

Hallo Gojek, InDriver, Maxim, Angkot Ambil peluang ini!

8 Juni 2025 - 09:00 WIB

Trending di Artikel