GPM-CD Bongkar Dugaan Carut-Marut Tirtawening: Rangkap Jabatan, Gaji Rp140 Juta, hingga Aset Meter Air Hilang Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026 PAC XTC Cimaung isi maulid Nabi dan santunan Anak yatim Bersama Forkopimcam dan berkolaborasi dengan Cepot Motah Polda Jabar dan Driver Online Bandung Raya Perkuat Sinergi Lewat Bakti Sosial 1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat Khidmat di Tengah Alam, XTC Kabupaten Bandung Peringati HUT RI ke-81 di Gunung Puntang

Ekonomi

Inflasi AS Naik, Tekanan Global Bikin Rupiah Melemah di Tengah Pemangkasan BI Rate

Perbesar

Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta, Kamis (30/5/2024)/ANTARA

TOPIK MEDIA, JAKARTA – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Kamis (17/7/2025), seiring meredupnya harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed).

Rupiah tercatat turun sebesar 25 poin atau 0,15 persen ke level Rp16.312 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.287.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah terutama dipicu oleh tren penguatan indeks dolar AS, yang menguat akibat ekspektasi penurunan bunga The Fed yang semakin memudar.

“Indeks dolar trennya menguat dikarenakan memudarnya ekspektasi penurunan bunga oleh The Fed karena The Fed masih akan melihat dampak kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump terhadap laju inflasi,” ungkap Rully kepada ANTARA di Jakarta.

Data terbaru menunjukkan inflasi Amerika Serikat, yang diukur melalui Consumer Price Index (CPI), meningkat menjadi 2,7 persen secara tahunan (yoy), naik dari 2,6 persen pada bulan sebelumnya. Inflasi inti bahkan melonjak hingga 2,9 persen, melampaui rata-rata lima bulan terakhir sebesar 2,4 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menuju Swasembada Gula, Produksi Nasional Tunjukkan Tren Positif

21 April 2026 - 08:14 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.064 per Dolar AS, Terseret Eskalasi Konflik AS-Iran

7 April 2026 - 15:48 WIB

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik Tipis, UBS Sentuh Rp3.083.000 per Gram

27 Februari 2026 - 14:26 WIB

Harga Emas PT Aneka Tambang Tbk Naik Rp16.000, Tembus Rp3.039.000 per Gram

26 Februari 2026 - 13:42 WIB

Inflasi AS Lebih Rendah dari Perkiraan, Rupiah Menguat di Awal Perdagangan

14 Mei 2025 - 11:27 WIB

Trending di Ekonomi
Exit mobile version