Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Ekonomi

Inflasi AS Naik, Tekanan Global Bikin Rupiah Melemah di Tengah Pemangkasan BI Rate

Perbesar

Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta, Kamis (30/5/2024)/ANTARA

TOPIK MEDIA, JAKARTA – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Kamis (17/7/2025), seiring meredupnya harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed).

Rupiah tercatat turun sebesar 25 poin atau 0,15 persen ke level Rp16.312 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.287.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah terutama dipicu oleh tren penguatan indeks dolar AS, yang menguat akibat ekspektasi penurunan bunga The Fed yang semakin memudar.

“Indeks dolar trennya menguat dikarenakan memudarnya ekspektasi penurunan bunga oleh The Fed karena The Fed masih akan melihat dampak kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump terhadap laju inflasi,” ungkap Rully kepada ANTARA di Jakarta.

Data terbaru menunjukkan inflasi Amerika Serikat, yang diukur melalui Consumer Price Index (CPI), meningkat menjadi 2,7 persen secara tahunan (yoy), naik dari 2,6 persen pada bulan sebelumnya. Inflasi inti bahkan melonjak hingga 2,9 persen, melampaui rata-rata lima bulan terakhir sebesar 2,4 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menuju Swasembada Gula, Produksi Nasional Tunjukkan Tren Positif

21 April 2026 - 08:14 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.064 per Dolar AS, Terseret Eskalasi Konflik AS-Iran

7 April 2026 - 15:48 WIB

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik Tipis, UBS Sentuh Rp3.083.000 per Gram

27 Februari 2026 - 14:26 WIB

Harga Emas PT Aneka Tambang Tbk Naik Rp16.000, Tembus Rp3.039.000 per Gram

26 Februari 2026 - 13:42 WIB

Inflasi AS Lebih Rendah dari Perkiraan, Rupiah Menguat di Awal Perdagangan

14 Mei 2025 - 11:27 WIB

Trending di Ekonomi
Exit mobile version