Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Ekonomi

Inflasi AS Lebih Rendah dari Perkiraan, Rupiah Menguat di Awal Perdagangan

Perbesar

TOPIK MEDIA – Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menyatakan penguatan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan.

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Rabu pagi di Jakarta, menguat sebesar 45 poin atau 0,27 persen menjadi Rp16.582 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.627 per dolar AS.

“Rupiah dibuka menguat terhadap dolar AS yang melemah cukup besar setelah data inflasi AS yang dirilis semalam lebih rendah dari perkiraan,” ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Secara month to month (MoM), inflasi inti dan inflasi umum AS naik 0,2 persen dari perkiraan 0.3 persen. Adapun inflasi umum year on year (YoY) naik 2,3 persen dari perkiraan 2,4 persen.

Sebagaimana dikutip dari Xinhua, Indeks Harga Konsumen (IHK) barang dan jasa meningkat 0,2 persen secara musiman pada bulan April 2025 setelah turun 0,1 persen pada Maret 2025.

“Dari domestik, investor menantikan data penjualan ritel yang diperkirakan akan tumbuh 3,3 persen, lebih baik dari bulan sebelumnya 2 persen,” ucap dia.

Berdasarkan faktor tersebut, Lukman memprediksi kurs rupiah hari ini berkisar Rp16.500-Rp16.600 per dolar AS.***

(Red/ANTARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menuju Swasembada Gula, Produksi Nasional Tunjukkan Tren Positif

21 April 2026 - 08:14 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.064 per Dolar AS, Terseret Eskalasi Konflik AS-Iran

7 April 2026 - 15:48 WIB

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik Tipis, UBS Sentuh Rp3.083.000 per Gram

27 Februari 2026 - 14:26 WIB

Harga Emas PT Aneka Tambang Tbk Naik Rp16.000, Tembus Rp3.039.000 per Gram

26 Februari 2026 - 13:42 WIB

Inflasi AS Naik, Tekanan Global Bikin Rupiah Melemah di Tengah Pemangkasan BI Rate

17 Juli 2025 - 13:15 WIB

Trending di Ekonomi
Exit mobile version