GPM-CD Bongkar Dugaan Carut-Marut Tirtawening: Rangkap Jabatan, Gaji Rp140 Juta, hingga Aset Meter Air Hilang Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026 PAC XTC Cimaung isi maulid Nabi dan santunan Anak yatim Bersama Forkopimcam dan berkolaborasi dengan Cepot Motah Polda Jabar dan Driver Online Bandung Raya Perkuat Sinergi Lewat Bakti Sosial 1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat Khidmat di Tengah Alam, XTC Kabupaten Bandung Peringati HUT RI ke-81 di Gunung Puntang

Ekonomi

Inflasi AS Naik, Tekanan Global Bikin Rupiah Melemah di Tengah Pemangkasan BI Rate

Perbesar

Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta, Kamis (30/5/2024)/ANTARA

Kondisi ini membuat investor menilai bahwa peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed dalam waktu dekat semakin kecil, karena bank sentral masih harus berhati-hati terhadap potensi kenaikan inflasi yang lebih tinggi.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump justru kembali mendesak The Fed untuk memangkas suku bunga, dengan alasan inflasi yang masih terkendali dan potensi penghematan besar bagi negara. Trump juga menyoroti tindakan Bank Sentral Eropa yang lebih agresif dalam memotong suku bunga demi mendukung pemulihan ekonomi.

Di dalam negeri, keputusan Bank Indonesia untuk menurunkan BI-Rate sebesar 25 basis poin ke level 5,25 persen belum mampu mendorong penguatan signifikan pada rupiah.

“Faktor global masih dominan dalam memengaruhi kurs. Meski begitu, ruang penguatan rupiah ke depan masih cukup terbuka melalui efek lanjutan dari penurunan suku bunga terhadap ekspansi kredit perbankan,” jelas Rully.

Dengan kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, pelaku pasar dan investor disarankan tetap waspada terhadap dinamika kebijakan moneter The Fed yang sangat berpengaruh terhadap arus modal dan nilai tukar di negara berkembang, termasuk Indonesia.***

(Red/ANTARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menuju Swasembada Gula, Produksi Nasional Tunjukkan Tren Positif

21 April 2026 - 08:14 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.064 per Dolar AS, Terseret Eskalasi Konflik AS-Iran

7 April 2026 - 15:48 WIB

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik Tipis, UBS Sentuh Rp3.083.000 per Gram

27 Februari 2026 - 14:26 WIB

Harga Emas PT Aneka Tambang Tbk Naik Rp16.000, Tembus Rp3.039.000 per Gram

26 Februari 2026 - 13:42 WIB

Inflasi AS Lebih Rendah dari Perkiraan, Rupiah Menguat di Awal Perdagangan

14 Mei 2025 - 11:27 WIB

Trending di Ekonomi
Exit mobile version