Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Pemerintahan

Gerakan GENTING: Upaya Pemkot Cimahi dalam Pencegahan Stunting Berbasis Masyarakat

Perbesar

TOPIK MEDIA  – Pemerintah Kota Cimahi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi menggelar Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan sebagai langkah strategis dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kota Cimahi.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Rabu (26/02/2025), dengan dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Cimahi, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), narasumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran krusial dalam pencegahan dan penanggulangan stunting.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, dalam sambutannya menegaskan bahwa percepatan penurunan angka stunting merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Berdasarkan data Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) tahun 2023, prevalensi stunting di Kota Cimahi mencapai 9,56% atau sekitar 2.810 orang balita di Kota Cimahi mengalami stunting. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret agar angka ini dapat terus ditekan hingga di bawah 14% pada tahun 2025, sesuai dengan target nasional.

“Stunting bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga berdampak luas terhadap aspek sosial dan ekonomi. Anak-anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi gangguan pertumbuhan, keterlambatan perkembangan kognitif, serta berkurangnya produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, kita harus mengambil tindakan yang cepat dan terukur,” ujar Maria Fitriana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026

15 Oktober 2026 - 12:35 WIB

DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS

13 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos

7 Oktober 2026 - 13:16 WIB

GPM-CD Bongkar Dugaan Carut-Marut Tirtawening: Rangkap Jabatan, Gaji Rp140 Juta, hingga Aset Meter Air Hilang

10 September 2026 - 09:00 WIB

1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat

23 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Trending di Berita Daerah
Exit mobile version