Bukan Sekadar Medali, O2SN Jadi Bukti Keberhasilan Pembinaan Sanim Rangga Lindee Cremona Tampil Beda Lewat Single Hiphop “Malas Tapi Terpaksa” Polda Jawa Barat dan Driver Online Diskusikan Kerawanan Saat On Bid Kepala, Pundak, Kerja Lagi”, Lagu yang Mengubah Kelelahan Pekerja Menjadi Teror Sinematik Belum Jalani Hukuman, Silfester Tetap Duduk di Kursi Komisaris? Spanduk “Kalah Jadi Cacing” Berbalik Jadi Sindiran Usai Persija Kalah dari Persib

Olahraga

Euforia Pecah di Sidolig Bandung, Empat Tim Muda Raih Gelar Juara JJL 2025

badge-check


					Euforia Pecah di Sidolig Bandung, Empat Tim Muda Raih Gelar Juara JJL 2025 Perbesar

“Ini tentu akan menjadi suatu tahapan pembinaan yang berjalan secara bertahap dan berkesinambungan. Saya berharap turnamen seperti ini tidak berhenti di tahun ini saja, tapi terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ujar mantan kiper Timnas Indonesia itu.

Selain itu, Markus menyoroti pentingnya kejujuran dan sportivitas, terutama terkait praktik pencurian umur yang kerap terjadi di turnamen usia dini. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut dapat merusak proses pembinaan jangka panjang di sepak bola Indonesia.

Dengan berakhirnya kompetisi ini, Jabar Junior League Grassroots 2025 menutup perjalanannya dengan penuh optimisme, sekaligus membuka gerbang bagi generasi muda untuk terus berkembang menuju masa depan sepak bola yang lebih baik.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bukan Sekadar Medali, O2SN Jadi Bukti Keberhasilan Pembinaan Sanim Rangga

1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Spanduk “Kalah Jadi Cacing” Berbalik Jadi Sindiran Usai Persija Kalah dari Persib

10 Mei 2026 - 17:43 WIB

Sulthan Hasbi, Bocah SD dari Jelekong Tembus Seleksi Liga Jabar Istimewa

23 April 2026 - 12:15 WIB

Jabar Junior League 2025 Masuki Babak Akhir, 32 Tim Siap Rebut Piala Bergilir

6 Desember 2025 - 17:53 WIB

Atmosfer Meriah Warnai Regional Series Purwasukasi Jabar Junior League 2025

25 November 2025 - 11:44 WIB

Trending di Berita