Polda Jabar Bertemu AOCB di Cirebon, Bahas Aspirasi Driver Online soal Potongan Aplikator Air Mata untuk Negeri: Guru Ini Menggendong Anak Meniti Jembatan Tali Demi Mengajar Bukan Cuma Indo Bounce, DNA Tampil Beda di Album Perdana OURORA Single “Dopamine (Bukan Haluuu)” Resmi Dirilis, Kolaborasi Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Haflatul Imtihan Hidayatul Ilmi, Momentum Menguatkan Pendidikan dan Pembangunan Umat Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Siap Hadirkan Kejutan Lewat “Dopamine (Bukan Haluuu)”

Ekonomi

Rupiah Menguat Berkat Optimisme Pelaku Pasar Meski Cadangan Devisa Turun

Perbesar

TOPIK MEDIA – Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (8/5/2025), mencatatkan kenaikan sebesar 34 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.502 per dolar AS. Penguatan ini terjadi meskipun data menunjukkan cadangan devisa Indonesia menurun dari 157,1 miliar dolar AS pada Maret menjadi 152,5 miliar dolar AS pada April 2025.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyatakan bahwa penguatan rupiah didorong oleh optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia yang masih solid di tengah ketidakpastian global. “Ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh tertinggi kedua setelah China di kelompok negara perekonomian besar. Ini memberi sentimen positif bagi pasar,” ujarnya kepada ANTARA.

Bank Indonesia menjelaskan bahwa penurunan cadangan devisa disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan upaya stabilisasi kurs sebagai respons terhadap meningkatnya ketidakpastian di pasar global. Meski demikian, posisi cadangan devisa masih memadai dan setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor ditambah pembayaran utang luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menuju Swasembada Gula, Produksi Nasional Tunjukkan Tren Positif

21 April 2026 - 08:14 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.064 per Dolar AS, Terseret Eskalasi Konflik AS-Iran

7 April 2026 - 15:48 WIB

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik Tipis, UBS Sentuh Rp3.083.000 per Gram

27 Februari 2026 - 14:26 WIB

Harga Emas PT Aneka Tambang Tbk Naik Rp16.000, Tembus Rp3.039.000 per Gram

26 Februari 2026 - 13:42 WIB

Inflasi AS Naik, Tekanan Global Bikin Rupiah Melemah di Tengah Pemangkasan BI Rate

17 Juli 2025 - 13:15 WIB

Trending di Ekonomi
Exit mobile version