Polda Jabar Bertemu AOCB di Cirebon, Bahas Aspirasi Driver Online soal Potongan Aplikator Air Mata untuk Negeri: Guru Ini Menggendong Anak Meniti Jembatan Tali Demi Mengajar Bukan Cuma Indo Bounce, DNA Tampil Beda di Album Perdana OURORA Single “Dopamine (Bukan Haluuu)” Resmi Dirilis, Kolaborasi Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Haflatul Imtihan Hidayatul Ilmi, Momentum Menguatkan Pendidikan dan Pembangunan Umat Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Siap Hadirkan Kejutan Lewat “Dopamine (Bukan Haluuu)”

Artikel

Polemik Jalur Domisili Khusus, Antara Pemerataan Akses dan Ancaman untuk Sekolah Swasta

Perbesar

Ketua FKSS SMA Jawa Barat Ade D. Hendriana, S.H., menyampaikan bahwa dengan dibukanya jalur domisili khusus di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini maka berakibat minumnya pendaftar ke sekolah swasta karena adanya penambahan kuota di sekolah negeri, fenomena ini seakan berdampak negatif bagi sekolah swasta dengan berkurangnya atau minimnya pendaftar maka akan banyak sekolah swasta yang tutup atau gulung tikar.

Aktivis pendidikan sekaligus pemerhati kebijakan pendidikan Dadan Sambas, menyampaikan bahwa satu kebijakan seharusnya diawali dengan satu survey yang matang serta harus disosialisasikan secara gamblang jangan dilaksanakan secara dadakan. Ia berpendapat daripada menambah jumlah kuota di SPMB melalui jalur domisili khusus bagi daerah yang belum ada sekolah negeri, lebih baik memberdayakan secara optimal yang ada dengan memberikan satu program bantuan baik untuk sekolahnya maupun bagi calon peserta didik.

Untuk sekolah penyangga pun seakan hal ini menjadi satu masalah, karena harus menyiapkan infrastruktur untuk pemenuhan calon peserta yang satu rombongan belajar bisa di angka 42 siswa. Untuk pemberdayaan partisipasi masyarakat melalui komite sekolah pun sulit untuk dilakukan, hal ini didasarkan pada mindset yang seakan mengakar “SEKOLAH GRATIS” yang pada akhirnya saat diajak berperan aktif guna meningkatkan mutu layanan pendidikan seakan merasa dipaksa yang pada akhirnya menjadi bahan aduan bagi komite sekolah dan satuan pendidikan, pungkas Dadan Sambas.**

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Kanvas hingga Video, Putu PW Winata Hadirkan “Suara Alam Pagi Jatiluwih”

30 September 2025 - 20:03 WIB

Kerajaan, NKRI dan Sistem Administrasi Publik Indonesia: Refleksi Perjalanan Ternate dan Tidore

22 September 2025 - 13:03 WIB

7 Camilan Sehat Kaya Nutrisi Penambah Daya Otak

24 Juni 2025 - 11:38 WIB

Hallo Gojek, InDriver, Maxim, Angkot Ambil peluang ini!

8 Juni 2025 - 09:00 WIB

Menjaga Cahaya di Malam Hari, Narasi Indah tentang Aturan Jam Malam Pelajar di Jawa Barat

7 Juni 2025 - 09:00 WIB

Trending di Artikel
Exit mobile version