GPM-CD Bongkar Dugaan Carut-Marut Tirtawening: Rangkap Jabatan, Gaji Rp140 Juta, hingga Aset Meter Air Hilang Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026 PAC XTC Cimaung isi maulid Nabi dan santunan Anak yatim Bersama Forkopimcam dan berkolaborasi dengan Cepot Motah Polda Jabar dan Driver Online Bandung Raya Perkuat Sinergi Lewat Bakti Sosial 1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat Khidmat di Tengah Alam, XTC Kabupaten Bandung Peringati HUT RI ke-81 di Gunung Puntang

Artikel

Pakar Peringatkan Bahaya Pengawet Makanan: Dari Gangguan Pencernaan hingga Risiko Kanker

Perbesar

Ilustrasi makanan yang diawetkan dalam kaleng dan kemasan/pexels

TOPIK MEDIA – Penggunaan bahan pengawet dalam makanan memang dapat memperpanjang umur simpan dan menjaga kualitas produk. Namun, konsumsi berlebihan atau jangka panjang terhadap makanan yang mengandung bahan pengawet sintetis dinilai dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Menurut sejumlah pakar kesehatan, beberapa jenis pengawet makanan yang umum digunakan di industri pangan, seperti natrium benzoat, asam sorbat, dan BHA (butylated hydroxyanisole), dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi secara terus-menerus.

1. Risiko Gangguan Pencernaan
Pengawet sintetis tertentu diketahui dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan. Gejala seperti mual, diare, dan nyeri perut dapat dialami oleh individu yang sensitif terhadap bahan kimia tertentu.

2. Alergi dan Reaksi Hipersensitivitas
Beberapa orang mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi makanan berpengawet. Gejala yang muncul bisa berupa gatal-gatal, ruam kulit, hingga sesak napas. Anak-anak juga lebih rentan terhadap efek samping ini.

3. Gangguan Hormon dan Potensi Karsinogenik
Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa bahan pengawet seperti BHA dan BHT (butylated hydroxytoluene) berpotensi mengganggu keseimbangan hormon dan bahkan dikaitkan dengan risiko kanker, meskipun masih membutuhkan studi lebih lanjut untuk kepastian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Kanvas hingga Video, Putu PW Winata Hadirkan “Suara Alam Pagi Jatiluwih”

30 September 2025 - 20:03 WIB

Kerajaan, NKRI dan Sistem Administrasi Publik Indonesia: Refleksi Perjalanan Ternate dan Tidore

22 September 2025 - 13:03 WIB

Polemik Jalur Domisili Khusus, Antara Pemerataan Akses dan Ancaman untuk Sekolah Swasta

26 Juni 2025 - 13:52 WIB

7 Camilan Sehat Kaya Nutrisi Penambah Daya Otak

24 Juni 2025 - 11:38 WIB

Hallo Gojek, InDriver, Maxim, Angkot Ambil peluang ini!

8 Juni 2025 - 09:00 WIB

Trending di Artikel
Exit mobile version