Polda Jabar Bertemu AOCB di Cirebon, Bahas Aspirasi Driver Online soal Potongan Aplikator Air Mata untuk Negeri: Guru Ini Menggendong Anak Meniti Jembatan Tali Demi Mengajar Bukan Cuma Indo Bounce, DNA Tampil Beda di Album Perdana OURORA Single “Dopamine (Bukan Haluuu)” Resmi Dirilis, Kolaborasi Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Haflatul Imtihan Hidayatul Ilmi, Momentum Menguatkan Pendidikan dan Pembangunan Umat Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Siap Hadirkan Kejutan Lewat “Dopamine (Bukan Haluuu)”

Ragam

Microsoft Resmi Matikan Layanan Lens, Fitur Pemindaian Pindah ke Copilot

badge-check


					Arsip foto - Logo Microsoft di bagian luar kantor mereka di Herzliya, dekat Tel Aviv, Israel, Selasa (27/12/2022). ANTARA/REUTERS/ Perbesar

Arsip foto - Logo Microsoft di bagian luar kantor mereka di Herzliya, dekat Tel Aviv, Israel, Selasa (27/12/2022). ANTARA/REUTERS/

TOPIK MEDIA, JAKARTA Microsoft resmi mengumumkan rencana penghentian layanan aplikasi pemindai dokumen seluler Microsoft Lens mulai 15 September 2025. Perusahaan teknologi raksasa tersebut akan mengarahkan pengguna untuk beralih menggunakan aplikasi Microsoft 365 Copilot sebagai penggantinya.

Dikutip dari TechCrunch, pada Jumat (8/8), berdasarkan dokumen dukungan perusahaan, Microsoft Lens akan dihapus dari Apple App Store dan Google Play pada 15 November 2025. Meskipun begitu, pengguna masih bisa memanfaatkan fitur pemindaian dokumen hingga 15 Desember 2025. Setelah tanggal tersebut, fitur tersebut tidak lagi berfungsi, namun hasil pemindaian lama tetap bisa diakses selama aplikasi tersimpan di perangkat.

Microsoft Lens pertama kali hadir pada 2015 dengan nama Office Lens, yang awalnya dikembangkan untuk perangkat Windows Phone. Aplikasi ini memungkinkan pengguna memindai catatan, dokumen, kuitansi, kartu nama, atau papan tulis, lalu mengubahnya menjadi format PDF, Word, PowerPoint, Excel, atau gambar, tanpa memerlukan langganan berbayar.

Selain itu, Lens dilengkapi dengan fitur penyimpanan hasil pemindaian ke aplikasi Microsoft atau layanan daring, serta filter untuk meningkatkan kualitas gambar. Namun, berdasarkan laporan Bleeping Computer, meski Copilot memiliki fitur pemindaian, aplikasi ini belum mendukung penyimpanan langsung ke OneNote, Word, atau PowerPoint, dan tidak menyediakan fitur aksesibilitas unggulan Lens, seperti pembacaan teks dan integrasi Immersive Reader.

Menurut data Appfigures, dalam 30 hari terakhir Microsoft Lens telah diunduh lebih dari 322 ribu kali di App Store dan Google Play. Sejak Januari 2017, total unduhan aplikasi ini telah mencapai 92,3 juta kali. Hingga kini, Microsoft belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan penghentian layanan ini.

Kalau mau, aku bisa buatkan juga versi headline pendek yang lebih catchy untuk berita ini supaya cocok dijadikan judul utama portal.***

(Red/ANTARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indosat Minta Maaf atas Iklan Zakat IM3, Tarik Seluruh Materi Kampanye

4 April 2026 - 21:45 WIB

Banjir Melanda, IKA Sadaya Unpad Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

30 Desember 2025 - 19:52 WIB

Superman Edisi Pertama Terjual Rp153 Miliar, Geser Rekor Komik Termahal Dunia

22 November 2025 - 11:57 WIB

Meta Siapkan Rp10 Kuadriliun untuk Superintelligence, Fokus Kembangkan Pusat Data AI hingga 2028

10 November 2025 - 10:39 WIB

Meski Penjualan Lesu, Apple Tetap Kembangkan iPhone Air Generasi Kedua

8 November 2025 - 09:27 WIB

Trending di Ragam