Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Entertainment

Malam Penutup yang Magis di Tampomas Eco Park, SSFF 2025 Tegaskan Sinergi Sinema, Seni, dan Pariwisata

badge-check


					Malam Penutup yang Magis di Tampomas Eco Park, SSFF 2025 Tegaskan Sinergi Sinema, Seni, dan Pariwisata Perbesar

TOPIK MEDIA – Rangkaian Screening dan Exhibition dari 5th Annual Sumedang Short Film Festival (SSFF) 2025 mencapai puncaknya pada hari keempat, Kamis, 4 Desember 2025. Bertempat di lokasi yang sejuk dan magis, Tampomas Eco Park (Kampung Cisereuh, Cibereum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang), hari terakhir ini menampilkan kolaborasi antar-sektor yang kuat, sesuai dengan tema besar “Southeast Solidarity”.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 22.00 WIB ini sukses menciptakan suasana intim dan menyenangkan, sekaligus menutup fase screening dan exhibition sebelum acara puncak Malam Penganugerahan.

Sesi Exhibition hari terakhir diisi oleh dua sesi berbagi yang menguatkan keterkaitan festival film dengan sektor kreatif dan pariwisata lokal.

Sesi pertama diisi oleh Komunitas Seni Rupa Sumedang, yaitu Ekspresi. Bapak Adang Hutomi (Ketua) dan Bapak Bayu Angora (Sekretaris Jenderal) hadir untuk berbagi pengetahuan mengenai seni rupa.

Sesi kedua diisi oleh perwakilan mahasiswa Program Studi Industri Pariwisata UPI Kampus Sumedang, yaitu Widya Alya Fatimah dan Annisa Citra Sumantri. Mereka memaparkan korelasi strategis antara pariwisata dengan penyelenggaraan festival film.

Sesi Screening dimulai dengan penayangan Seriale Indonesia by Goethe-Institut Bandung, The LOST BOYS Club (Episode 1 dan 2). Selanjutnya, sesi pemutaran difokuskan pada film-film nominasi yang belum diputar, menampilkan kekayaan narasi dari kategori Fiksi dan Dokumenter:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang”

19 Oktober 2026 - 14:32 WIB

“Echoes of the Heart” Jadi Bukti Bobby Suryadi Tak Berhenti Berkarya Setelah 30 Tahun di Musik Elektronik

15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Bukan Cuma Indo Bounce, DNA Tampil Beda di Album Perdana OURORA

3 Juli 2026 - 03:11 WIB

Single “Dopamine (Bukan Haluuu)” Resmi Dirilis, Kolaborasi Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo

28 Juni 2026 - 15:26 WIB

Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Siap Hadirkan Kejutan Lewat “Dopamine (Bukan Haluuu)”

20 Juni 2026 - 22:50 WIB

Trending di Entertainment