Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Komunitas

LAKI Cihampelas Mendorong Dinas LH KBB Segera Tutup Peternakan Ayam di Desa Tanjungwangi, Kades Diduga Ingkar Janji

badge-check


					LAKI Cihampelas Mendorong Dinas LH KBB Segera Tutup Peternakan Ayam di Desa Tanjungwangi, Kades Diduga Ingkar Janji Perbesar

TOPIK MEDIA – Adanya peternakan ayam petelur di lokasi RT 02 RW 02 yang merupakan program ketahanan pangan Desa Tanjungwangi Kecamatan Cihampelas, menyisakan polemik yang sangat serius di masyarakat.

Laskar Anti Korupsi Indonesia/LAKI Kecamatan Cihampelas telah menerima pengaduan dari sebagian masyarakat RT 02 RW 02 Desa Tanjungwangi yang merasa terganggu dengan adanya peternakan ayam petelur di daerahnya yang dirasa telah terjadi pencemaran lingkungan yang dikhawatirkan mengganggu kesehatan.

Terungkap dalam rapat Pengurus LAKI Cihampelas, Rabu 8 Januari 2025 bertempat di Sekretariat LAKI-KBB yang dihadiri oleh Muhammad Sehabudin/Sehan sebagai Ketua, Dadang Sekretaris, Tuti Hermawati Bendahara, Nuka Investigasi beserta Pengurus lainnya yang didampingi oleh Korwil LAKI Dapil IV Agus Zaeni Dahlan, berkesimpulan keberadaan peternakan ayam petelur tersebut harus dikaji ulang dan Dinas LH KBB harus segera melakukan tindakan penutupan.

Dijelaskan Sehan Ketua LAKI Cihampelas berdasarkan hasil investigasi pengurus memastikan bahwa keberadaan peternakan tersebut diduga telah mengganggu ketentraman dan menimbulkan pencemaran lingkungan yang sangat membahayakan kesehatan masyarakat.

Limbah kotoran ayam yang ditampung di bawah kandang tidak dikelola dengan benar menimbulkan bau busuk yang sangat menyengat, mengakibatkan banyaknya lalat dan nyamuk sementara jarak salah satu rumah dengan kandang kurang lebih 5 meter serta lingkungan sekolah yang dekat, tentu sangat membahayakan, ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga.

18 Oktober 2026 - 13:30 WIB

RAKERCAB I XTC DPC Kabupaten Bandung Digelar, Konsolidasi dan Evaluasi Jadi Momentum Penguatan Organisasi

21 September 2026 - 20:06 WIB

PAC XTC Cimaung isi maulid Nabi dan santunan Anak yatim Bersama Forkopimcam dan berkolaborasi dengan Cepot Motah

31 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Dari Leuwidulang untuk Budaya Sunda, GPMPP Putra Layang Pusaka Pentaskan Pencak Silat di HUT RI ke-81

20 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Polda Jabar Bertemu AOCB di Cirebon, Bahas Aspirasi Driver Online soal Potongan Aplikator

30 Juli 2026 - 14:55 WIB

Trending di Berita