Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Artikel

Gabungkan Ilmu Psikologi dan Antropologi, Prof. Subandi Kembangkan Terapi Kesehatan Mental Berbasis Budaya

badge-check


					Gabungkan Ilmu Psikologi dan Antropologi, Prof. Subandi Kembangkan Terapi Kesehatan Mental Berbasis Budaya Perbesar

Menurutnya, penghargaan yang diperolehnya tak lepas dari dokumentasi yang rapi, mulai dari sertifikat, kontrak penelitian, hingga foto kegiatan. “Hal ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua bahwa dokumentasi yang baik memudahkan kita merekap apa saja yang sudah dikerjakan. Ini membuat orang lain paham track record kita dan kita juga tidak mudah melupakan hal-hal yang telah kita lakukan,” tambahnya.

Bagi Subandi, penghargaan yang sudah diraihnya makin memotivasi dirinya untuk tetap semangat terus meneliti pengembangan terapi kesehatan mental berbasis budaya dan spiritual. “Saya memang cinta menulis dan meneliti. Bagi saya, penghargaan adalah bonus. Saya akan terus melanjutkan penelitian dan menulis buku walaupun tanpa penghargaan karena saya tidak pernah meniatkan untuk itu,” tuturnya.

Hingga saat ini, Prof. Subandi telah menulis lebih dari 20 buku dan puluhan artikel jurnal internasional. Ia juga aktif berbagi pengalaman kepada mahasiswa dan dosen muda. “Pesan saya, milikilah passion yang kuat, fokus pada satu bidang, dan kembangkan secara konsisten. Peneliti yang sukses memiliki fokus yang jelas,” katanya.

Penghargaan ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi UGM. Dedikasi Prof. Subandi dalam mengembangkan sistem kesehatan mental di Indonesia diharapkan dapat menginspirasi akademisi dan mahasiswa untuk terus berkarya serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sumber :
Penulis : Bolivia
Editor : Gusti Grehenson
Universitas Gadjah Mada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RAKERCAB I XTC DPC Kabupaten Bandung Digelar, Konsolidasi dan Evaluasi Jadi Momentum Penguatan Organisasi

21 September 2026 - 20:06 WIB

Dari Kanvas hingga Video, Putu PW Winata Hadirkan “Suara Alam Pagi Jatiluwih”

30 September 2025 - 20:03 WIB

Kerajaan, NKRI dan Sistem Administrasi Publik Indonesia: Refleksi Perjalanan Ternate dan Tidore

22 September 2025 - 13:03 WIB

Polemik Jalur Domisili Khusus, Antara Pemerataan Akses dan Ancaman untuk Sekolah Swasta

26 Juni 2025 - 13:52 WIB

7 Camilan Sehat Kaya Nutrisi Penambah Daya Otak

24 Juni 2025 - 11:38 WIB

Trending di Artikel