Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Pendidikan

Festival Campernik SMK Pasundan 2 Bandung, Angkat Kesadaran Sosial dan Lingkungan

badge-check


					Festival Campernik SMK Pasundan 2 Bandung, Angkat Kesadaran Sosial dan Lingkungan Perbesar

TOPIK MEDIA – Campernik dalam bahasa Sunda berarti leutik tapi lucu, leutik tapi geulis, tegep. Ini dimaksudkan pada gambaran kota Bandung yang merupakan kota indah dan memiliki keunikan serta keragaman sosial, seni, dan budaya yang memerlukan eksposur dari seluruh lapisan masyarakat dan pemerintahan secara masif.

Dari istilah tersebut SMK Pasundan 2 Bandung melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bekerja sama dengan P2M menyelenggarakan Festival Campernik 2025, projek ini merupakan pembiasaan untuk mengenalkan tatanan sosial, karya seni, dan budaya yang dituangkan dalam beberapa kegiatan dengan berbasis capaian, prestasi dan teknikal di kampus SMK Pasundan 2 Bandung jl Pelita Karya, 22 – 25 Januari 2025.

Ketua Pelaksana Rival Maudiantana, S.Sn., menyampaikan bahwa Festival Campernik 2025 menerapkan pembelajaran Project Based Learning dengan melibatkan masyarakat untuk berkreasi dan berkarya dalam menanggulangi pengelolaan sampah sampai plastik di masyarakat dengan menerapkan prinsip 3 R (Reduce, Reuse, Recycle), pemecahan Rekor Muri bermain musik terbanyak, mini contest dan festival seni serta ketangkasan baris berbaris.

Peserta pada kegiatan ini adalah seluruh siswa-siswi SMK Pasundan 2 Bandung tahun ajaran 2024-2025 sebanyak 1.942 peserta yang terbagi ke dalam 3 kelompok yaitu kelas X, kelas XI dan kelas XII, serta 524 peserta dari 32 SMP/MTs se Bandung Raya. Out put dari kegiatan ini adalah melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membangun tatanan sosial yang peduli terhadap pelestarian lingkungan, terus berkarya, berkesenian dan berkreasi, ungkap Rival.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

29 September 2026 - 12:01 WIB

SD Muhammadiyah 7 Bandung Perkenalkan Pembelajaran AI dan Koding Lewat MEF 2025

14 Desember 2025 - 11:34 WIB

Psikolog UI: Perundungan di Sekolah Sulit Dibasmi karena Faktor Sosial dan Budaya yang Kompleks

14 November 2025 - 12:51 WIB

Merokok di sekolah dilarang, Permendikbud dan UU Kesehatan Tegaskan Sanksi Tegas bagi Pelanggar

20 Oktober 2025 - 11:27 WIB

Kepala SMA Negeri 6 Garut Dinonaktifkan, Disdik Jabar Dalami Kasus Dugaan Perundungan Siswa

18 Juli 2025 - 19:59 WIB

Trending di Pendidikan