GPM-CD Bongkar Dugaan Carut-Marut Tirtawening: Rangkap Jabatan, Gaji Rp140 Juta, hingga Aset Meter Air Hilang Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026 PAC XTC Cimaung isi maulid Nabi dan santunan Anak yatim Bersama Forkopimcam dan berkolaborasi dengan Cepot Motah Polda Jabar dan Driver Online Bandung Raya Perkuat Sinergi Lewat Bakti Sosial 1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat Khidmat di Tengah Alam, XTC Kabupaten Bandung Peringati HUT RI ke-81 di Gunung Puntang

Entertainment

Dari Prestasi Internasional hingga Dunia Musik, Nadine Kei Inara Tunjukkan Potensi Tak Terbatas

badge-check


					Dari Prestasi Internasional hingga Dunia Musik, Nadine Kei Inara Tunjukkan Potensi Tak Terbatas Perbesar

Nadine Kei menjelaskan, lagu Summer Come Faster menceritakan long distance relationship (LDR) pasangan yang berharap musim panas datang lebih cepat, sehingga mereka dapat bertemu kembali. Di sisi lain, lirik lagu ini juga dapat diartikan sebagai rasa depresi musiman selama masa studi pada musim dingin di Amerika Serikat. Musim dingin dengan suhu yang menusuk disertai hujan dan angin memunculkan mimpi atau harapan datangnya musim panas yang lebih cepat.

Adapun “musim panas” digunakan sebagai metafora untuk menjelaskan tentang masa di mana seluruh kesulitan dan tantangan yang dihadapi telah berakhir sehingga menimbulkan rasa bahagia. Dalam penulisan lirik lagu ini, ia banyak menggunakan metafora hubungan percintaan seperti jatuh cinta dan putus cinta untuk mengisahkan emosi dan perasaan yang dialami.

Anak muda yang kaya prestasi

Selain bermusik, Nadine Kei memiliki segudang prestasi di antaranya Best Delegate pada Oxford MUN di Singapore tahun 2019, Best Delegate pada Harvard Model Congress Asia di Tokyo pada tahun 2020, serta best delegate pada beberapa konferensi lokal dan internasional. Saat duduk di bangku SMP, Nadine Kei menggagas simulasi konferensi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) berskala internasional yaitu Kaleidoskop Model United Nations (KSMUN) yang didukung langsung oleh PBB melalui UNHCR dan melibatkan puluhan peserta dari 7 negara di dunia, antara lain Uni Emirat Arab, Kanada, Nigeria, Afrika Selatan dan India.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Echoes of the Heart” Jadi Bukti Bobby Suryadi Tak Berhenti Berkarya Setelah 30 Tahun di Musik Elektronik

15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Bukan Cuma Indo Bounce, DNA Tampil Beda di Album Perdana OURORA

3 Juli 2026 - 03:11 WIB

Single “Dopamine (Bukan Haluuu)” Resmi Dirilis, Kolaborasi Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo

28 Juni 2026 - 15:26 WIB

Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Siap Hadirkan Kejutan Lewat “Dopamine (Bukan Haluuu)”

20 Juni 2026 - 22:50 WIB

Lindee Cremona Tampil Beda Lewat Single Hiphop “Malas Tapi Terpaksa”

25 Mei 2026 - 18:46 WIB

Trending di Entertainment