Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Olahraga

Belajar dari Prancis, Pordasi Siap Tingkatkan Standar Perawatan Kuda Nasional

badge-check


					Belajar dari Prancis, Pordasi Siap Tingkatkan Standar Perawatan Kuda Nasional Perbesar

TOPIK MEDIA – Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) bakal menerapkan standar animal welfare seperti di Prancis.

Sebelumnya PP Pordasi melakukan kunjungan ke peternakan kuda Élevage du Loir di Selle Français, Lavernat, Prancis, untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengembangbiakan dan perawatan kuda dengan menerapkan kesejahteraan hewan (animal welfare).

“Kami melihat Selle Francais menjaga kesejahteraan kuda dengan sangat baik. Ini adalah contoh nyata yang bisa kita terapkan di Indonesia,” ujar Ketua Harian PP Pordasi Mohammad Chaidir Eddy Saddak dalam keterangan resmi Selasa.

Pusat data dan informasi PP Pordasi mencatat bahwa Élevage du Loir adalah salah satu peternakan yang dikenal karena spesialisasi mereka dalam pembiakan kuda untuk disiplin eventing.

PP Pordasi mempelajari praktik terbaik pembiakan kuda yang ada di Prancis dengan memperoleh sejumlah poin penting yang nantinya dapat diterapkan di Indonesia.

Poin pertama yakni mengenai protokol kesehatan yang sangat ketat, termasuk pemeriksaan rutin, vaksinasi, dan penanganan penyakit secara cepat. Langkah itu menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas kuda.

Kedua, kuda di tempat itu mendapatkan nutrisi yang seimbang, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kuda.

Ketiga, kandang dan area latihan di Élevage du Loir dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi kuda, termasuk ventilasi yang baik, pencahayaan alami, dan area istirahat yang memadai.

“Kuda di Élevage du Loir mendapatkan perhatian khusus, bahkan sejak pemilihan induk dilakukan,” kata Eddy Saddak.

Selain langkah yang dilakukan di peternakan, pemerintah Prancis juga memiliki program penting untuk menjaga kesejahteraan kuda salah satunya mengenai regulasi yang begitu ketat.

“Prancis memiliki regulasi yang ketat dan dukungan penuh dari pemerintah dalam menjaga kesejahteraan kuda. Ini yang perlu kita tiru di Indonesia,” kata Ketua Komisi Peternakan Kesehatan dan Registrasi Ternak Kuda PP Pordasi. Muladno

Muladno mengatakan bahwa PP Pordasi berkomitmen mewujudkan zona bebas penyakit kuda (Equine Disease Free Zone/EDFZ) sesuai standar internasional. Untuk mencapai ini, PP Pordasi terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mengembangkan program yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan kuda di Indonesia.(Red)**.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026

3 September 2026 - 11:11 WIB

Indomaret Fun Bike Bandung 2026 Sukses Digelar, Ribuan Peserta Padati Kiara Artha Park

15 Juni 2026 - 13:43 WIB

Turnamen Salapanopat 2026, Mempererat Persaudaraan Alumni dan Menggerakkan UMKM di Bandung

8 Juni 2026 - 14:49 WIB

Bukan Sekadar Medali, O2SN Jadi Bukti Keberhasilan Pembinaan Sanim Rangga

1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Spanduk “Kalah Jadi Cacing” Berbalik Jadi Sindiran Usai Persija Kalah dari Persib

10 Mei 2026 - 17:43 WIB

Trending di Olahraga