Igan Baswara Gandeng Karan Mahardika hingga Gogocookie dalam Penggarapan “Ikut Aku Pulang” Usai Kericuhan di Moch Toha, Cepot Motah Indonesia Borong Pecel Lele dan Bagikan Gratis kepada Warga. Cegah Penyebaran TBC, Pemdes Malakasari Gelar Penyuluhan Penyakit Menular Melalui Dana Desa Tahap II Tahun 2026 DISKOP UKMK KABUPATEN BANDUNG BERIKAN PELAYANAN PRIMA, DAMPINGI UMKM DARI LEGALITAS HINGGA NAIK KELAS Pemdes Malakasari Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia yang Belum Terjangkau Bansos Expo KKN UMB 2026 Bahas Peluang Produk Mahasiswa Jadi Usaha Berkelanjutan

Kriminal

Ancam Pedagang Pakai Golok, Dua Pemuda Mengaku Ormas Diciduk Polisi di Bogor

Perbesar

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro (tengah) saat konferensi pers di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (25/7/2025). ANTARA/HO-Humas Polres Metro Bekasi Kota

TOPIK MEDIA, JAKARTA – Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota berhasil menangkap dua pelaku pengancaman terhadap seorang pedagang nanas berinisial Y (37). Kedua pelaku berinisial TY (32) dan DBR (23) mengaku sebagai anggota ormas dan mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis golok.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 17 Juli 2025, sekitar pukul 11.30 WIB di Jalan Raya Mustikasari, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, kejadian bermula saat korban Y sedang berjualan buah nanas di lokasi. Kedua pelaku datang dan meminta buah secara gratis dengan dalih untuk anggota ormas yang berada di pos. Namun permintaan itu ditolak oleh korban, yang membuat keduanya sempat adu mulut lalu pergi meninggalkan lokasi.

Tak lama berselang, sekitar 30 menit kemudian, pelaku kembali ke lokasi dengan membawa golok. Mereka langsung mendatangi korban dan kembali memulai cekcok. Dalam situasi itu, TY mengacungkan golok ke arah korban sambil mengancam, membuat korban panik dan menjauh dari lapaknya.

“Korban sempat melarikan diri ke arah sebuah gudang untuk mencari pertolongan. Namun pelaku DBR mengejar, menarik pakaian korban dan mengaku sebagai putra daerah,” ungkap Kusumo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Belum Ditahan Meski Jadi Tersangka, Kasus Pencabulan Santriwati Disorot Publik

6 Mei 2026 - 07:08 WIB

Fakta Mengejutkan! Pengakuan Istri Korban Sebelum Insiden Berdarah di Jelekong

27 April 2026 - 23:40 WIB

Pembacokan Maut di Cinambo, Pria Asal Garut Ditemukan Tewas di Kontrakan

18 April 2026 - 10:36 WIB

Tabrak Lari di Asahan, Pengemudi Minibus Kabur Usai Tabrak Korban

15 April 2026 - 10:16 WIB

Perempuan Diduga Suruh Injak Al-Qur’an, Publik Lebak Bereaksi Keras

11 April 2026 - 14:57 WIB

Trending di Hukum
Exit mobile version