GPM-CD Bongkar Dugaan Carut-Marut Tirtawening: Rangkap Jabatan, Gaji Rp140 Juta, hingga Aset Meter Air Hilang Dilepas dengan Doa, 40 Atlet Vamos Baleendah Siap Berlaga di UGM Tae Kwon Do Championship 2026 PAC XTC Cimaung isi maulid Nabi dan santunan Anak yatim Bersama Forkopimcam dan berkolaborasi dengan Cepot Motah Polda Jabar dan Driver Online Bandung Raya Perkuat Sinergi Lewat Bakti Sosial 1.362 KPM Malakasari Terima Bantuan Bulog, Penyaluran Dikawal Pemdes hingga Aparat Khidmat di Tengah Alam, XTC Kabupaten Bandung Peringati HUT RI ke-81 di Gunung Puntang

Kriminal

Masyarakat Diminta Waspada, PT KAI Tegaskan Rekrutmen Resmi Tak Dipungut Biaya

badge-check


					Imbauan PT KAI kepada masyarakat agar waspada terhadap iklan rekrutmen kerja palsu. ANTARA/PT KAI Daop 1 Jakarta Perbesar

Imbauan PT KAI kepada masyarakat agar waspada terhadap iklan rekrutmen kerja palsu. ANTARA/PT KAI Daop 1 Jakarta

TOPIK MEDIA, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk mewaspadai praktik penipuan rekrutmen kerja yang mengatasnamakan PT KAI. Penipuan tersebut kerap menggunakan undangan palsu yang mencatut nama perusahaan dan meminta sejumlah uang kepada korban sebagai syarat administratif atau jaminan pekerjaan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, dalam keterangannya pada Minggu (27/7), menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen resmi di lingkungan PT KAI tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Kami tegaskan bahwa PT KAI tidak pernah meminta biaya apapun dalam proses seleksi kerja. Segala informasi resmi hanya disampaikan melalui laman resmi rekrutmen.kai.id,” kata Ixfan.

Penegasan ini muncul menyusul beredarnya undangan rekrutmen palsu yang marak di berbagai kanal digital, termasuk media sosial dan aplikasi perpesanan. Dalam undangan tersebut, pelamar diminta mentransfer uang sebagai bentuk biaya seleksi atau jaminan perekrutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Belum Ditahan Meski Jadi Tersangka, Kasus Pencabulan Santriwati Disorot Publik

6 Mei 2026 - 07:08 WIB

Fakta Mengejutkan! Pengakuan Istri Korban Sebelum Insiden Berdarah di Jelekong

27 April 2026 - 23:40 WIB

Pembacokan Maut di Cinambo, Pria Asal Garut Ditemukan Tewas di Kontrakan

18 April 2026 - 10:36 WIB

Tabrak Lari di Asahan, Pengemudi Minibus Kabur Usai Tabrak Korban

15 April 2026 - 10:16 WIB

Perempuan Diduga Suruh Injak Al-Qur’an, Publik Lebak Bereaksi Keras

11 April 2026 - 14:57 WIB

Trending di Hukum