Rakernas secara resmi dibuka oleh Nesa Sujana yang dalam sambutannya menyoroti peran strategis organisasi masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung pembangunan daerah.
Memasuki agenda utama, Rakernas dibagi dalam tiga sidang pleno. Sidang Pleno I menetapkan legalitas forum melalui pengesahan peserta, agenda, tata tertib, dan pimpinan sidang. Sidang Pleno II berfokus pada pemaparan program kerja dari berbagai bidang sekaligus pembentukan komisi-komisi.
Adapun Sidang Pleno III menjadi forum pendalaman melalui tiga komisi utama, yakni Komisi I membahas program kerja, Komisi II terkait kebutuhan organisasi, dan Komisi III merumuskan rekomendasi strategis. Seluruh hasil pembahasan kemudian disahkan dalam rapat pleno sebagai keputusan resmi Rakernas.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil Rakernas yang akan menjadi dokumen penting dalam arah kebijakan organisasi ke depan. Hasil rumusan tersebut selanjutnya akan disusun menjadi peraturan organisasi dan didistribusikan ke seluruh jajaran untuk dikaji sebelum ditetapkan secara resmi.
Rakernas I ini tidak hanya menjadi forum formal, tetapi juga menandai awal transformasi XTC Indonesia menuju organisasi yang lebih solid, terstruktur, dan memiliki arah kebijakan yang jelas dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
(RED / Iyank Airlangga)
