Polda Jabar Bertemu AOCB di Cirebon, Bahas Aspirasi Driver Online soal Potongan Aplikator Air Mata untuk Negeri: Guru Ini Menggendong Anak Meniti Jembatan Tali Demi Mengajar Bukan Cuma Indo Bounce, DNA Tampil Beda di Album Perdana OURORA Single “Dopamine (Bukan Haluuu)” Resmi Dirilis, Kolaborasi Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Haflatul Imtihan Hidayatul Ilmi, Momentum Menguatkan Pendidikan dan Pembangunan Umat Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Siap Hadirkan Kejutan Lewat “Dopamine (Bukan Haluuu)”

Entertainment

Kepala, Pundak, Kerja Lagi”, Lagu yang Mengubah Kelelahan Pekerja Menjadi Teror Sinematik

Perbesar

Jakarta – 12 Mei 2026, Setelah sukses mencuri perhatian publik lewat deretan lagu romantis yang akrab di telinga generasi muda, Sal Priadi kini tampil dengan wajah yang sama sekali berbeda.
Bukan lagi tentang bunga matahari, doa, atau kisah asmara yang sendu, kali ini Sal membawa pendengarnya masuk ke lorong gelap bernama kelelahan, lembur, dan tekanan hidup pekerja modern.

Lewat lagu terbarunya berjudul “Kepala, Pundak, Kerja Lagi”, Sal Priadi menghadirkan sebuah karya yang terasa muram, menghantui, sekaligus begitu dekat dengan realitas banyak orang hari ini. Lagu tersebut menjadi Original Soundtrack (OST) untuk film horor terbaru produksi Palari Films, Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.

Sejak dirilis bertepatan dengan momentum Hari Buruh, video lirik “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” langsung mencuri perhatian publik dan telah ditonton lebih dari 2,5 juta kali di YouTube.
Lagu ini terasa unik karena memelintir potongan lirik masa kecil yang familiar menjadi simbol kelelahan manusia dewasa yang terus dipaksa bekerja tanpa henti.

Nuansa gelap lagu ini semakin terasa lewat eksplorasi musikal Sal Priadi bersama produser musik elektronik Attila Syah, yang menghadirkan soundscape dingin dan atmosferik.
Sebuah pengalaman baru bagi Sal, sekaligus penanda keberaniannya keluar dari zona nyaman.

Tema di film Monster Pabrik Rambut membahas soal overwork dan lembur, sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan banyak orang.
Aku menangkap keresahan itu lalu mencoba menyampaikannya dengan caraku sendiri di lagu ini,” ujar Sal Priadi.

Menariknya, proses kreatif lagu ini lahir langsung di tengah lokasi syuting film.
Untuk pertama kalinya dalam perjalanan kariernya, Sal menulis lagu di sebuah set produksi film, sebuah pengalaman yang ia sebut sebagai proses kreatif yang “dahsyat”.

Tak hanya menjadi soundtrack, “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” juga terasa seperti seruan solidaritas bagi para pekerja yang setiap hari bergulat dengan tekanan hidup, target, dan jam kerja tanpa batas.

“Lagu ini terasa seperti marching solidaritas untuk para pekerja.
Semoga bisa menjadi anthem lembur untuk mereka yang terus berjuang,” kata Sal.

Film Monster Pabrik Rambut sendiri menghadirkan kisah horor psikologis yang mencekam sekaligus relevan dengan realitas sosial hari ini.
Disutradarai oleh sineas visioner Edwin dan diproduksi oleh Palari Films, film ini dibintangi deretan nama besar seperti Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, dan Kev.

Kisahnya mengikuti Putri, seorang perempuan yang kehilangan ibunya setelah sang ibu bekerja tanpa henti hingga meninggal dunia. Namun kematian itu perlahan berubah menjadi misteri ketika muncul dugaan adanya sosok hitam yang mengintai para pekerja lembur di sebuah pabrik rambut.

Teror demi teror berkembang menjadi mimpi buruk yang menyeret keluarga mereka ke dalam kegelapan yang sulit dijelaskan logika.

Dengan atmosfer mencekam, isu sosial yang dekat dengan kehidupan nyata, dan musik yang terasa seperti denyut kegelisahan generasi pekerja masa kini, Monster Pabrik Rambut berpotensi menjadi salah satu film horor Indonesia paling unik dan paling dinanti tahun ini.

Ikuti perkembangan terbaru film Monster Pabrik Rambut melalui akun Instagram resmi @palarifilms dan bersiaplah memasuki dunia di mana lembur bukan lagi sekadar rutinitas, melainkan awal dari sebuah teror.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bukan Cuma Indo Bounce, DNA Tampil Beda di Album Perdana OURORA

3 Juli 2026 - 03:11 WIB

Single “Dopamine (Bukan Haluuu)” Resmi Dirilis, Kolaborasi Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo

28 Juni 2026 - 15:26 WIB

Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Siap Hadirkan Kejutan Lewat “Dopamine (Bukan Haluuu)”

20 Juni 2026 - 22:50 WIB

Lindee Cremona Tampil Beda Lewat Single Hiphop “Malas Tapi Terpaksa”

25 Mei 2026 - 18:46 WIB

“Yang Masih Bisa Berdoa”, Single Terbaru Lindee Cremona Sarat Makna Spiritual

11 Maret 2026 - 02:29 WIB

Trending di Entertainment
Exit mobile version