Air Mata untuk Negeri: Guru Ini Menggendong Anak Meniti Jembatan Tali Demi Mengajar Bukan Cuma Indo Bounce, DNA Tampil Beda di Album Perdana OURORA Single “Dopamine (Bukan Haluuu)” Resmi Dirilis, Kolaborasi Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Haflatul Imtihan Hidayatul Ilmi, Momentum Menguatkan Pendidikan dan Pembangunan Umat Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Siap Hadirkan Kejutan Lewat “Dopamine (Bukan Haluuu)” Indomaret Fun Bike Bandung 2026 Sukses Digelar, Ribuan Peserta Padati Kiara Artha Park

Pendidikan Agama Islam

Haflatul Imtihan Hidayatul Ilmi, Momentum Menguatkan Pendidikan dan Pembangunan Umat

badge-check


					Haflatul Imtihan Hidayatul Ilmi, Momentum Menguatkan Pendidikan dan Pembangunan Umat Perbesar

Suasana penuh semangat, keceriaan, dan haru mewarnai pelaksanaan Haflatul Imtihan PAUDQ, TKA, dan TPA Hidayatul Ilmi yang berlangsung pada hari Minggu 21 Juni 2026 dari pagi hingga sore hari.
Kegiatan yang menjadi penutup tahun ajaran ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan bagi para santri yang telah menyelesaikan proses pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana menampilkan hasil pendidikan yang selama ini ditanamkan oleh para guru dan pembimbing.

Para orang tua, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir tampak antusias menyaksikan setiap penampilan para santri.
Mulai dari hafalan surat-surat Al-Qur’an, pembacaan doa, penampilan seni Islami, hingga dongeng edukatif yang sarat pesan moral berhasil mengundang tepuk tangan dan apresiasi dari hadirin.

Bagi para wali santri, momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Anak-anak yang dahulu belajar mengenal huruf hijaiyah kini tampil percaya diri membacakan hafalan Al-Qur’an di hadapan banyak orang.
Sebuah proses yang menunjukkan bahwa pendidikan yang baik akan menghasilkan perubahan yang luar biasa ketika dilakukan dengan kesabaran dan keikhlasan.

Ketua Yayasan Hidayatul Ilmi, Bapak Jajang, menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri, orang tua, dan para pengajar yang telah bersama-sama membangun lingkungan pendidikan yang positif dan Islami.

Dalam pesannya kepada para santri yang lulus, beliau mengingatkan agar ilmu yang telah diperoleh menjadi bekal dalam kehidupan serta mampu menjaga nama baik lembaga di mana pun berada.

Jadilah anak-anak yang berakhlak baik, hormat kepada orang tua, menghargai guru, dan terus semangat menuntut ilmu. Kalian adalah generasi penerus yang akan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DKM H. Taryanto mengungkapkan rasa syukurnya melihat perkembangan Hidayatul Ilmi yang semakin dipercaya masyarakat.
Menurutnya, pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.

Beliau berharap para santri terus melanjutkan perjalanan menuntut ilmu dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Dalam sambutannya, beliau juga mengutip nasihat Imam Asy-Syafi’i bahwa ilmu adalah jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Hal senada disampaikan Kepala Sekolah Ummi Heni yang mengajak seluruh santri untuk terus mengamalkan ilmu yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan membaca atau menghafal, tetapi juga dari bagaimana ilmu tersebut tercermin dalam perilaku dan akhlak anak-anak.

Haflatul Imtihan tahun ini kembali menunjukkan bahwa Hidayatul Ilmi bukan sekadar lembaga pendidikan Al-Qur’an.
Lebih dari itu, Hidayatul Ilmi hadir sebagai tempat tumbuhnya generasi yang cinta ilmu, cinta masjid, berakhlakul karimah, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, banyak orang tua kini menyadari pentingnya memilih lingkungan pendidikan yang mampu menyeimbangkan ilmu pengetahuan dengan pendidikan agama.
Hidayatul Ilmi hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan pembelajaran yang membentuk karakter sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

Untuk mendukung perkembangan pendidikan yang semakin baik, Yayasan Hidayatul Ilmi saat ini tengah merencanakan pembangunan masjid dua lantai.
Nantinya, lantai bawah akan tetap difungsikan sebagai tempat ibadah, sementara lantai atas akan digunakan sebagai ruang kegiatan belajar mengajar dan pembinaan generasi muda.

Pembangunan ini bukan hanya proyek fisik semata, melainkan ikhtiar bersama untuk menyiapkan sarana pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak dan generasi mendatang.

Oleh karena itu, pengurus Yayasan Hidayatul Ilmi mengajak seluruh masyarakat, para dermawan, alumni, wali santri, serta siapa pun yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan Islam untuk turut berkontribusi dalam pembangunan masjid dan pusat pendidikan ini.
Setiap infak dan sedekah yang diberikan akan menjadi bagian dari amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir selama masjid digunakan untuk beribadah dan menuntut ilmu.

Mari bersama membangun generasi Qurani melalui pembangunan Masjid dan Lembaga Pendidikan Hidayatul Ilmi. Karena setiap batu yang tersusun, setiap ayat yang dibaca, dan setiap ilmu yang diajarkan di dalamnya, insya Allah akan menjadi pahala yang terus mengalir hingga akhir hayat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *